KPK Geledah Apartemen Toto Hutagalung di The Suites Bandung

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini sedang menggeledah apartemen Toto Hutagalung, di The Suites Apartement, Jalan Soekarno – Hatta, Bandung, Jumat, (5/3/2013) malam. Berdasarkan keterangan petugas keamanan di The Suites yang enggan disebutkan namanya, KPK datang ke Hotel Suite Hotel sekitar pukul 18.00 WIB.

KPK Geledah Apartemen Toto Hutagalung di The Suites Bandung

Empat orang petugas KPK yang mengenakan rompi bertuliskan KPK langsung menuju ke apartemen Toto yang terletak di lantai 10. KPK datang menggunakan mobil Toyota Innova warna hitam, dengan memarkirkan mobilnya di lantai dasar. “Iya, tadi mereka datang dan langsung menuju ke atas ke lantai 10,” kata salah satu petugas keamanan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, disebutkan bahwa sudah ada beberapa barang milik Toto yang disita KPK. Barang tersebut dipisahkan dan disimpan di ruang lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, KPK masih melakukan penggeledahan di kamar Toto. Proses penggeledahan dilakukan secara tertutup.

Pantauan Kompas.com semua petugas keamanan The Suites tampak sigap berdiri menjaga keamanan di antara pintu ke pintu. Beberapa anggota polisi diperbantukan mengamankan penggedahan ini.

Sebagian polisi menjaga di luar dan sebagian yang lain menjaga di dalam apartemen di sekitar apartemen Toto. Sementara itu, para wartawan tertahan di lobi, karena tidak diperkenankan masuk mendekati apartemen Toto.

Seperti diberitakan, Toto adalah tersangka kasus dugaan suap hakim Pengadilan Negeri Bandung Setyabudi Tejocahyono. KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus ini. Selain Toto, mereka yang menjadi tersangka kasus ini adalah Setyabudi, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Bandung Herry Nurhayat, dan pria bernama Asep yang diduga sebagai suruhan Toto untuk memberikan uang kepada hakim Setyabudi.

Kasus ini juga menyeret nama Wali Kota Bandung, Dada Rosada. KPK mendalami dugaan keterlibatan Dada dan kemungkinan uang yang diberikan kepada hakim Setyabudi itu diambil dari kas Pemerintah Kota Bandung. Terkait penyidikan kasus ini, KPK telah menggeledah ruang Dada di kantor Pemerintah Kota Bandung.

Dalam penggeledahan itu, penyidik KPK menyita sejumlah dokumen yang dianggap dapat menjadi barang bukti. Adapun Dada yang mendatangi Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, setelah mendapatkan surat panggilan palsu, Kamis (4/4/2013), mengaku tidak tahu soal pemberian hadiah ke hakim Setyabudi tersebut.

Berita terkait dapat dibaca dalam topik: KPK Tangan Tangan Hakim di Bandung

http://regional.kompas.com

Categories: Peristiwa | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: